Program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat, menciptakan ide-ide kreatif untuk memperkuat ketahanan perekonomian di Kota Bandung Raya, sebagai wujud nyata Pemerintah tidak lepas tangan ketika PSBB diberlakukan kemudian berimbas pada perekonomian rakyat kecil yang tak lagi dapat menggerakan roda perekonomian keluarganya.

Salah satu program  Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu) yang di Jalankan oleh Tim PKK Provinsi Jawa Barat yang di inisiasi langsung oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Provinsi Jawa Barat Bapak H Ridwan Kamil, sudah dilaksanakan di berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat sebagai wujud dukungan kepada masyarakat yang berdampak oleh karena Pandemic Virus Covid 19.

Sebuah Komunitas Kristiani Hamba Tuhan, Pendeta, Gereja dan Pengusaha yang tinggal di Bandung Raya terpanggil untuk ikut membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggulangi wabah covid 19,  Gereja Sahabat Kota (www.gerejasahabatkota.org) ikut serta mendukung program yang di di jalankan oleh Tim PKK Provinsi Jawa Barat, dengan Ketua Tim PKK Ibu Atalia Praratya istri gubernur Jawa Barat, Bapak H Ridwan Kamil.

Pada Hari ini Senin 4/5/2020 Pagi, sejumlahPerwakilan Gereja dan Pengusaha yang tergabung didalam Komunitas Gereja Sahabat Kota (GSK) yang di wakilkan oleh Pdt Yossy, Bapak Yohan, dan Ibu Helvy, mendatangi Kediaman dan di terima langsung oleh Bapak H Ridwan Kamil di Jalan Pakuan Kota Bandung, untuk bersilahturahmi sekaligus memaparkan Program-Program Kerja dari GSK untuk membantu Pemprov Jawa Barat, termasuk didalamnya pemberian Gasibu yang nantinya akan diserahkan sebanyak 30,000 paket dan Paket Sembako sejumlah 10,000 paket.

Gereja Sahabat Kota hadir di Kota Bandung Raya untuk ambil bagian bersama Provinsi di Jawa Barat dalam menanggulangi permasalahan perekonomian yang terjadi akibat Wabah Virus Covid 19 ini, dan sesuai visi dan misi dari GSK ini yaitu ingin menjadi Gereja yang bersahabat dengan Kota yang sedang mengalami Wabah Covid 19 ini, melalui pemberian pertolongan kepada Masyarakat yang berdampak akibat Karantina Wilayah / Pembatasan Sosial Berskala Besar / Dirumahkan dari Pekerjaan / Tidak bisa bekerja / di PHK dan sebagainya, sehingga menimbulkan kesusahan secara perekonomian dan munculnya Orang Miskin Baru di tengah Pandemik ini

Maka di harapkan akan lebih banyak lagi pengumpulan sumbangan dalam bentuk Gasibu dan Sembako, yang sedang di persiapkan oleh GSK dan akan di salurkan secara bertahap bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi se Kota Bandung Raya.

Diperlukan sinergisitas dari Hamba Tuhan, Pendeta, Aras dan Lembaga Gereja serta para Pengusaha yang terbeban untuk ikut ambil bagian dalam Program Gasibu dan Sembako yang akan di jalankan hingga akhir Oktober 2020 nanti